Breaking News

Belajar di Luar Kelas, Siswa SDN Kebonsari Kulon 1 Telusuri Jejak Sejarah dan Potensi Kota Probolinggo Tahun 2026

figurpublik.com

KANIGARAN, 13 Oktober 2026 Pembelajaran tidak selalu terbatas di dalam ruang kelas. Sebanyak 54 siswa kelas 2 SDN Kebonsari Kulon 1 Kota Probolinggo mengikuti kegiatan outing class untuk menjelajahi sejumlah destinasi bersejarah dan penting di Kota Probolinggo, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mengenalkan sejarah, budaya, dan lingkungan sekitar secara langsung kepada para siswa.

Rombongan siswa mengunjungi sejumlah lokasi ikonik, antara lain kawasan wisata Kota Tua Probolinggo, Museum Kota Probolinggo, Gereja Merah, Alun-alun Kota Probolinggo, serta Menara Air dan lingkungan PDAM Kota Probolinggo.

Di setiap lokasi, siswa tidak sekadar berkunjung, tetapi juga mendapatkan penjelasan mendalam mengenai sejarah, fungsi, dan makna dari tempat yang dikunjungi.

Kepala SDN Kebonsari Kulon 1, Fitri Kamsinah, turut mendampingi kegiatan bersama lima orang guru pendamping. Menurut Fitri, kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman langsung di lapangan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap kota tempat mereka tinggal.

Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal lebih dekat Kota Probolinggo — mulai dari sejarah masa lalu, bangunan bersejarah, hingga budaya yang menjadi identitas kota ini. Harapannya, mereka tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru dan tumbuh rasa bangga serta cinta terhadap lingkungannya," ujar Fitri saat ditemui di Museum Kota Probolinggo.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Probolinggo dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo. Dukungan transportasi juga diberikan oleh PO Mila Sejahtera Kota Probolinggo.

Ketua KADIN Kota Probolinggo, Roy Rianto Gunadi, menyampaikan bahwa sinergi ini diupayakan agar pembelajaran di luar kelas dapat diakses oleh siswa tanpa membebani biaya kepada wali murid. Metode ini dinilai mampu membuat belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Anak-anak belajar langsung dari lingkungan sekitar dengan cara yang menyenangkan, tidak monoton. Kegiatan ini juga melatih kebersamaan, kemandirian, dan kerja sama antar siswa melalui permainan edukatif. 

Tujuannya agar wawasan bertambah dan rasa cinta terhadap lingkungan tumbuh sejak dini, tanpa harus pergi jauh dengan biaya tinggi," jelas Roy.

Lebih dari sekadar wisata sejarah, kegiatan ini juga diselaraskan dengan tema kokurikuler sekolah. Khusus untuk SDN Kebonsari Kulon 1 yang mengangkat tema penghematan air, kunjungan diarahkan juga ke Menara Air dan TWSL untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan sumber daya air.

Sebagai tambahan, siswa juga mendapatkan paket ikan siap goreng, sekaligus mendorong kampanye gemar makan ikan untuk mendukung kecerdasan anak-anak.

Dengan berakhirnya rangkaian kunjungan ini, diharapkan pengalaman belajar di luar kelas dapat menjadi alternatif metode pendidikan yang efektif, di mana siswa tidak hanya mendengar, tetapi melihat, menyaksikan, dan merasakan langsung apa yang dipelajari sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap sejarah dan masa depan Kota Probolinggo.

Penulis : Pimred 

Editor : Team figurpublik info 

0 Komentar

© Copyright 2026 - FIGUR PUBLIK