Breaking News

Dzikir dan Sholawat Bersama Majelis Sholawat Muhammad, ASN Pemkab Probolinggo Diingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Kehidupan Dunia dan Akhirat Tahun 2026

 figurpublik.com

KRAKSAAN,- 11 September 2026 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menerima penguatan nilai-nilai spiritual dalam kegiatan Dzikir dan Sholawat Bersama Majelis Sholawat Muhammad, yang digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (11/9/2026). Kegiatan ini mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya menempuh keseimbangan antara memenuhi kebutuhan dunia dan mempersiapkan bekal kehidupan akhirat.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto yang mewakili Bupati Probolinggo, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo, serta tokoh agama. Suasana berlangsung dengan khidmat seiring dilantunkannya sholawat Nabi secara berjamaah, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh KH Sholeh Isnaini.

Dalam ceramahnya, KH Sholeh Isnaini menyampaikan bahwa bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup merupakan bagian yang mulia dan bernilai ibadah. Namun, kesibukan bekerja tidak boleh sampai mengabaikan kewajiban kepada Allah SWT, khususnya pelaksanaan salat.

"Dunianya ayo kita kejar, akhiratnya ayo kita jaga. Sebaliknya, jika seseorang bekerja siang malam tetapi meninggalkan salat, maka ia berpotensi menjadi orang yang merugi di dunia maupun di akhirat," ujar Kiai Sholeh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa manusia diwajibkan berikhtiar mencari rezeki, namun hasil akhirnya hendaknya diserahkan kembali kepada Allah SWT. "Rezeki itu harus kita cari dengan sungguh-sungguh, kemudian sisanya kita pasrahkan kepada ketentuan-Nya. Sekecil apa pun rezeki yang diterima, jangan pernah diabaikan atau diremehkan. Segala sesuatu yang berasal dari Allah patut disyukuri," tegasnya.

Kiai Sholeh juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak perselisihan bermula dari perkataan yang tidak terjaga. "Jika ingin hidup selamat dan damai, jagalah lisan kita. Hindari perkataan that dapat memicu pertengkaran dan ketegangan antar sesama," pesannya.

Beliau juga menegaskan bahwa ibadah tidak terbatas di tempat ibadah saja. "Bekerja yang tujuannya menafkahi keluarga pun bernilai ibadah, asalkan diniatkan dengan niat yang baik. Namun demikian, kesibukan bekerja tidak boleh menjadi alasan untuk melalaikan kewajiban kepada Allah," tambahnya.

Kiai Sholeh juga mengajak seluruh ASN untuk menjalani kehidupan yang sederhana dan apa adanya. "Sering kali beban hati muncul karena kita menginginkan sesuatu melampaui kemampuan yang dimiliki. Hiduplah sesuai kemampuan, syukuri apa yang ada, dan kejar apa yang menjadi tujuan dengan langkah yang terukur," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN tidak sekadar melaksanakan rutinitas keagamaan, tetapi semakin teguh dalam menempuh kehidupan yang seimbang berikhtiar maksimal untuk kebutuhan dunia, sekaligus senantiasa mempersenjatai diri dengan bekal amal untuk kehidupan akhirat kelak.

Penulis : Pimred 

Editor : Tim figurpublik info 

0 Komentar

© Copyright 2026 - FIGUR PUBLIK