Breaking News

Jaga Keseimbangan Kedinasan dan Spiritual: Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026

 figurpublik.com

KRAKSAAN – 4 September 2026 Keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo tetap menempatkan nilai spiritualitas sebagai fondasi utama di tengah padatnya tugas dan rutinitas kedinasan. Hal ini terwujud melalui pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta mempererat kebersamaan antarpegawai.

Kegiatan keagamaan berlangsung khidmat di Musholla At-Tarbiyah Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Jumat (4/9/2026), dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Selain menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, momen ini juga berfungsi sebagai wadah mempererat silaturahmi serta saling menguatkan semangat di lingkungan kerja dinas.

Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi dihadiri seluruh keluarga besar Disdikdaya dan diisi dengan pembukaan resmi, sambutan pimpinan, penyampaian tausiyah, penyerahan hadiah pemenang lomba Adzan dan Iqamah, penetapan jadwal Imam, Muadzin serta pelaksana Iqamah salat berjamaah, hingga ditutup dengan doa bersama.

Dalam sambutannya, Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Yunita Nur Laili, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Takmir Musholla At-Tarbiyah atas konsistensi dalam menghidupkan kegiatan keagamaan serta menjaga keistiqomahan salat berjamaah di lingkungan dinas. Ia juga secara khusus mendoakan Ketua Takmir, Massajo, agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah tersebut.

Menurut Yunita, pelaksanaan kegiatan keagamaan di tengah kesibukan dinas memiliki makna yang sangat strategis. “Di sela-sela kesibukan administrasi dan pelayanan, kita tetap membutuhkan pengingat nilai-nilai keagamaan. Ini bukan sekadar ibadah pribadi, melainkan juga sarana menjaga silaturahmi dan saling menguatkan antarpegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Sebagai penyaji tausiyah, Ketua Takmir Musholla At-Tarbiyah, Massajo, mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menanamkan tiga fondasi utama kehidupan yang tidak boleh hilang, yaitu rasa syukur, kesabaran, dan akhlak yang mulia.

Rasa syukur harus diwujudkan nyata atas segala nikmat Allah SWT—bukan hanya dalam ucapan, tetapi dengan memanfaatkan nikmat tersebut untuk berbuat kebaikan dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Massajo.

Selain bersyukur, ia menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi dinamika pekerjaan. “Tidak semua ikhtiar berjalan mulus. Tantangan dan hambatan harus disikapi dengan kesabaran, keteguhan hati, serta upaya terbaik yang kita lakukan,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa akhlak adalah cerminan keimanan. Peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi menjadi momentum meneladani karakter Rasulullah SAW dalam keseharian, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. “Keberadaan kita harus membawa manfaat bagi orang lain. Hidup dan pekerjaan kita hendaknya penuh nilai serta berkah bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Sebagai bagian dari kegiatan positif, acara tersebut juga diisi penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Adzan dan Iqamah yang telah diselenggarakan sebelumnya. Berikut hasil penilaian dewan juri:

Kategori Utama: Juara I diraih Agus Susianto (Sekretariat, nilai 821), Juara II oleh Achmad (Bidang Pembinaan SMP, nilai 785), dan Juara III disabet Misyari (Bidang Kebudayaan, nilai 765).

Kategori Harapan: Harapan I Musmiyadi (Bidang Pembinaan SD, nilai 735), Harapan II Saiful Badri (Bidang Pembinaan Ketenagaan, nilai 710), dan Harapan III Budi Hariyanto (Bidang Pembinaan PAUD dan PNF).

Selain penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momen sekaligus landasan resmi dalam penyampaian dan penetapan jadwal pelaksanaan tugas Imam, Muadzin, dan Iqamah untuk salat berjamaah di lingkungan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo ke depannya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menegaskan bahwa kehidupan kedinasan tidak melulu soal administrasi dan tanggung jawab pekerjaan. Di tengah kesibukan, ruang untuk memperkuat iman, membangun persaudaraan, dan saling menguatkan menjadi kunci terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan berkualitas.

Diharapkan, seluruh keluarga besar Disdikdaya semakin terjalin dalam kebersamaan, semakin peduli terhadap kehidupan agama, serta mampu menerapkan keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap tugas yang diemban demi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Acara ditutup dengan doa bersama agar seluruh jajaran senantiasa diberkahi kesehatan, kemudahan, dan menjadi insan yang bermanfaat bagi banyak pihak.

Penulis: Redaksi 

Editor: Tim figurpublik.com

0 Komentar

© Copyright 2026 - FIGUR PUBLIK